Langsung ke konten utama

Postingan

Bahaya Kontaminasi Mikroorganisme pada Pangan Asal Hewan

Foodborne disease   merupaka n Pe nyakit infeksi yang ditimbulkan akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi mikroorganisme . Pengan asal hewan merupakan slah satu pengan yang paling sering membawa mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit jika tidak dioleh dengan baik. Berbagai macam jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia salah satunya ialah Clostridium perfringens C lostridium perfringens termasuk dalam bakteri gram positif yang dapat membentuk spora dan menghasilkan toxin. Infeksi Clostridium perfringens pada manusia dapat menyebabkan kondisi demam, nyeri perut, diare yang tidak berdarah, dan muntah. Pada beberapa kasus dapat terjadi hipotensi, takikardia, dan gangguan homeostasis termal. Walaupun demikian gejala kasus ini sangat beragam dan sangat tergantung pada kondisi individu. Toxin yang merupakan faktor virulensi bakteri clostridium perfrigens terdiri dari beberapa kelompok salah satunya ialah enterotoksin atau yang biasa ...
Postingan terbaru

Karakteristik Tingkah Laku Biawak (Varanus salvator)

Biawak air ( Varanus salvator ) merupakan salah spesies biawak yang banyak ditemukan wilayah Asia seperti Sri Lanka, utara India, Bangladesh, Burma, Vietnam, dan Hainan (China) hingga ke wilayah Malaysia dan Indonesia. Biawak air memiliki tubuh yang besar dan panjang, dengan kulit bersisik kasar dan berwarna coklat gelap hingga hitam. Ada bercak-bercak kuning atau oranye pada tubuh mereka, yang dapat membantu mereka menyamar di dalam air atau vegetasi disekitar ( De Lisle , 2007). Biawak air biasanya ditemukan di dekat air, seperti sungai, danau, rawa, mangrove, dan hutan hujan. Mereka memiliki kemampuan berenang yang baik dan sering kali terlihat berjemur di tepi air. Habitat ini memberi mereka akses ke berbagai sumber makanan, seperti ikan, amfibi, reptil kecil, burung, dan mamalia kecil.   Biawak air memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik terhadap air tawar dan air asun, hal ini menyebabkan biawak air banyak menghuni pulai-pulai terpencil di Indonesia. Ukurannya yang besar...

Mengenal BVD pada Sapi: Penyakit “Diam” yang Perlu Diwaspadai

Di balik kesehatan ternak sapi yang tampak baik-baik saja, ternyata ada penyakit yang sering luput dari perhatian, yaitu Bovine Viral Diarrhea (BVD) . Penyakit ini tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dampaknya bisa besar terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan.   Apa Itu BVD? BVD adalah penyakit infeksius pada sapi yang disebabkan oleh virus dari kelompok Pestivirus . Virus ini menyerang berbagai sistem dalam tubuh sapi, mulai dari sistem pencernaan, pernapasan, hingga reproduksi. Menariknya, tidak semua sapi yang terinfeksi menunjukkan tanda sakit. Banyak kasus BVD bersifat subklinis (tidak tampak gejala) , sehingga sering tidak terdeteksi, namun tetap berpotensi menyebarkan virus ke sapi lain.   Bagaimana Penyakit Ini Menyebar? BVD dapat menyebar dengan cukup mudah, terutama melalui: Kontak langsung antar sapi Sekresi tubuh seperti lendir hidung dan air mata Peralatan atau lingkungan yang terkontaminasi Sapi dengan i...

Mari Mengenal Kasus Tuberkulosis pada Sapi

Tuberkulosis (TB) bukan hanya menjadi masalah kesehatan pada manusia, tetapi juga pada hewan, termasuk sapi. Penyakit ini memiliki dampak penting, baik dari sisi kesehatan hewan, ekonomi peternakan, maupun kesehatan masyarakat karena bersifat zoonosis (dapat menular antara hewan dan manusia).   Apa itu Tuberkulosis pada Sapi? Tuberkulosis pada sapi, atau sering disebut bovine tuberculosis , adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis. Bakteri ini termasuk dalam kelompok Mycobacterium tuberculosis complex yang juga mencakup penyebab TB pada manusia. Penyakit ini berkembang secara perlahan (kronis) dan sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Seiring waktu, infeksi dapat menyerang organ-organ penting, terutama paru-paru, kelenjar limfa, dan organ lain. Gejala yang dapat muncul pada sapi antara lain: Penurunan berat badan secara bertahap Nafsu makan menurun Batuk kronis Pembengkakan kelenjar limfa Produksi susu menurun pada ...

Dari Ladang hingga Meja Makan: Peran Instalasi Karantina dalam Menjaga Keamanan Pangan

Tahukah Anda, sebelum makanan asal hewan, ikan, dan tumbuhan sampai ke meja kita, semuanya telah melalui proses pemeriksaan untuk memastikan keamanannya? Di balik itu, ada petugas yang bekerja tanpa banyak terlihat, yaitu petugas karantina dari Badan Karantina Indonesia . Lembaga ini memiliki peran penting dalam melindungi Indonesia dari masuk dan tersebarnya hama serta penyakit, sekaligus menjamin bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan sehat. Dalam menjalankan tugasnya, Badan Karantina Indonesia didukung oleh berbagai fasilitas, salah satunya adalah instalasi karantina—tempat di mana komoditas diperiksa, diamati, dan diawasi secara ketat sebelum akhirnya dinyatakan layak untuk beredar. Mengapa Pangan Perlu Dikarantina? Setiap hari, ribuan komoditas pangan bergerak dari satu daerah ke daerah lain, bahkan dari luar negeri ke Indonesia. Mulai dari sapi hidup, daging beku, ikan segar, hingga buah dan sayuran. Namun, di balik itu semua, ada risiko yang tidak terlihat: · ...